October 5, 2007...3:44 am

Burung Pipit Itu..

Jump to Comments

Matahari cerah banget hari ini. Sinarnya itu berpendar lewat helaian daun kelapa dan cemara yang ada di halaman rumah. Asyik juga bangun tidur sudah melihat keajaiban alam yang mencerahkan untuk memulai hari.

tarsiusDi ranting pohon belimbing, saya lihat ada burung pipit sedang mandi. Sayapnya dikepak-kepak an, dikembangkan, terus paruhnya sesekali mematuk-matuk tubuhnya. Saya ingat kalau si Ammar jr sedang mandi juga begitu. Kaki depannya diangkat sebelah, terus bagian tubuh dekat kakinya itu dijilat-jilat. Sedang asyik memperhatikan burung itu, tiba-tiba ada gerakan cepat menyambar hewan kecil itu. Busyet.. hanya dalam beberapa detik si burung itu telah ada di mulut seekor kucing, warna hitam putih. Waduhhh… Terus si kucing lari cepat entah ke mana… hiks…

Waduhhh.. saya langsung berlari mengejar si kucing itu, tapi si harimau kecil itu entah sudah ada di mana. :-( Bagaimana itu ya, nasib mahluk hidup betul-betul tak bisa diprediksi. Bayangkan saja, hanya dalam beberapa detik, nasib si pipit itu sudah berubah drastis. Dalam hati, saya agak ‘menyalah’kan si pipit itu, kenapa kok bertengger di pohon belimbing , kenapa bukan di Pohon Cemara. yang tinggi itu.

tarsiusAndaikan saja si kucing hitam putih itu milik saya, pasti saya akan menghukum dia, seperti di gambar ini. Dulu juga saya marah-marah saat si Ammar Jr berburu kupu-kupu atau burung di halaman rumah. Bo’ yaa sudah dikasih makan, masihhh saja ganggu mahluk hidup lain. Tapi, sepertinya si Ammar sudah mengerti ‘ibu’nya gak suka kalau dia mengganggu mahluk-mahluk yang lucu itu. KEmarin.
kakak saya sms, katanya si Ammar Jr sekarang punya hobi baru, tidur di atas piano… ‘damai banget euy tidurnya..” wehhh.. Ammar..Ammar… Miss you dear,… Sejenak, sinar-sinar matahari yang tadi sempat terlupakan, tiba-tiba membuat wajah saya menghangat… wahh saya harus cepat-cepat mandi dan langsung lagi berangkat kerja, menembus kemacetan… Thanks God it s Friday..

2 Comments


Leave a Reply