Sebetulnya sudah lama ‘penglihatan’ ini mengganggu saya. Tapi akhir-akhir ini kok ya makin sering saja saya lihat ‘penampakan itu. Tadi pagi, sepanjang perjalanan ke pabrik, kalau tak salah hitung ada tiga sosok ibu tua di jalanan itu yang sedang menadahkan tangan. Beberapa waktu lalu di televisi, saya lihat antrian BLT (Bantuan Langsung Tewas..eh Tunai) juga didominasi para kaum ibu yang sudah sepuh.
Rasanya trenyuh menyaksikan ini. Kok tega-teganya membiarkan sosok rapuh itu berdesakan, mengantri bantuan untuk keluarganya, menengadahkan telapak tangannya demi hidup. Kemanakah anak-anaknya? Cucu-cucunya? Suaminya? Keponakannya?
Seandainya saja anak, suami, keponakan, cucu itu tak ada, tak adakah cara lain yang lebih manusiawi untuk membantu mereka? Kenapa sih petugas pemberi bantuan itu tidak mendatangi saja rumah mereka? Tak ada uang bensin? Ah..
Otak saya juga masih penuh dengan segudang pertanyaan pada petugas sosial di negeri ini. Apakah mereka terlalu sibuk dengan seremonial aktivitas para bosnya? Atau terlalu sibuk dengan sosialisasi kegiatannya? Sehingga para ibu tua itu terpaksa selalu berkeliaran di jalan, terpaksa mengantri panjang untuk sekedar hidup satu, dua hari..
Saya mungkin masih gender, masih menganggap sosok perempuan itu lemah. Tapi, perempuan itu sepertinya dilahirkan untuk terus berjuang. dari melahirkan, menyiapkan segala keperluan rumah termasuk mendidik anak-anaknya. Nah..terus masa tega sih membiarkan mereka berjuang terus sampai sepuh begitu.
Mudah-mudahan kita bukan termasuk dalam kelompok anak-anak yang mengabaikannya…
Dedicated for my lovely mom at no where.. I love you mom…always..
41 Comments
July 15, 2008 at 11:50 am
^_^ Mudah-mudahan semua ini cepat berakhir dan menuju pada sesuatu yang lebih baik
July 15, 2008 at 12:52 pm
hiks hiks jd terharu
July 15, 2008 at 4:54 pm
ngga mau … berdoa semoga terhindar dari sifat itu
July 16, 2008 at 1:35 am
kangen emak..
mbak itu kucing nya pake syal apa di iket leher nya??
July 16, 2008 at 1:40 am
kangen dengan munculnya Umar b Abdul Aziz, kapan ya….
July 16, 2008 at 2:21 am
Semoga ibu tua itu justru menjadi teladan bagi kita untuk selalu berjuang..
July 16, 2008 at 5:20 am
mungkin anaknya juga lagi sibuk cari makan, kali? atau jangan-jangan si ibu itu gak punya anak. ..
gue juga sering sedih kalo inget ibu gue yang tinggal di luar kota. disuruh ikut anaknya yang tinggal di jakarta, dia nggak mau. katanya nggak mau ngrepotin anak. yang bisa gue lakukan ya selalu berdoa supaya dia tetap sehat. uhmmm, gue jadi pengin nelpon ibu nih….
July 16, 2008 at 5:33 am
“Mudah-mudahan kita bukan termasuk dalam kelompok anak-anak yang mengabaikannya…”
Amiienn…
July 16, 2008 at 6:29 am
Salam kenal yaaa… webnya bagus banget
July 16, 2008 at 6:36 am
cintailah ibumu melebihi dirimu…..
July 16, 2008 at 7:01 am
amien …
July 16, 2008 at 9:21 am
itu masalah ruwet, seruwet kelakuan pemimpin kita.
huuuuh.
July 16, 2008 at 11:17 am
Amin sahabat
Moga kita menjadi anak yang berbakti
July 16, 2008 at 11:17 am
Salam. Mohon komentarnya di http://achoey.wordpress.com/2008/07/16/tiga-besar-parpol-2009-survey-csis/. Terima kasih
July 16, 2008 at 11:20 am
bener juga, semoga deh gak ngelupakan ortu dan gak dilupain anak2.. (kalo dah kawin)
July 16, 2008 at 11:24 am
aku jadi kangen ma ortuku…ma kasih ya bro buat tulisannya..salam
July 16, 2008 at 11:27 am
jadi kangen ma ortu..thx ya bro
July 16, 2008 at 11:37 am
adoh , padahal mereka kasihan . . .
July 16, 2008 at 1:10 pm
sy rasa melihat wanita sebagai sosok yg lemah itu bukan gender (istilahnya sexist) krn emang fisiknya ngak didesain untuk pekerjaan kasar…hehehe…asal jangan melihatnya sebagai mahluk yg ngak berguna, ngak boleh punya pendapat, dan ngak boleh mengenyam pendidikan (dgn anggapan ngak berIQ)
hmm, nyambung ngak ?
July 17, 2008 at 1:48 am
suaminya sibuk kerja kali… cucunya sekolah. menantunya juga kerja. anak perempuannya masak di rumah. jadi yang ngantri BLT ibunya. hehehe…
tapi kesian juga ya ngeliat mereka ngantri dorong-dorongan gitu. semoga mereka mendapatkan sesuai yang mereka harapkan lah, amin…
July 17, 2008 at 2:07 am
Kalo kita ngelupain Ortu, siap-siaplah dilupain anak cucu.
July 17, 2008 at 6:20 am
Ngeliat yang tua-tua mengantri memang rasanya sedih. Dari jaman baru merdeka, kemudian jaman pki, sampe orde baru, lalu katanya jaman demokrasi, lalu skrg…? tetep aja miskin. Sedih!
July 17, 2008 at 8:08 am
uang bensin ?? mana ada !!! … *ngumpetin kupon bensin*
July 17, 2008 at 9:37 am
Yah.. kenapa mesti hal ginian yang menjadi pemandangan kita tiap hari..
kucing benar…. ayo buka mata kita semua!
July 17, 2008 at 9:42 am
Kulihat Ibu Pertiwi… sedang bersusah hati…air matanya berlinang…mas intan yang kau kenang…
July 17, 2008 at 1:18 pm
Mari berbagi, walau tak seberapa, sesuai kemampuan.
July 17, 2008 at 1:30 pm
Setuju kalau para petugas itu mendatangi rumah mereka masing2, sekalian dapat memastikan siapa saja yang memang layak mendapatkan BLT tsb.
July 17, 2008 at 2:03 pm
Dinas Sosial biasanya membawa para gelandangan dan pengemis ke tempat penampungan, kemudian diberikan pengarahan dan (aku nggak tahu apa aja). MUngkin di berikan beberapa ketrampilan juga. Tetapi menurut saya .. itu tidak cukup, untuk ibu tua itu, lebih baik dibuatkan sebuah Panti Jompo milik pemerintah, sehingga mereka bisa dirawat. Nggak tahu apa sekarang sudah ada Panti Jompo seperti itu ..??
July 17, 2008 at 4:50 pm
lho??? kucing to??? ooooo kirain orang…. *komen berdasarkan gambar*
July 18, 2008 at 3:00 am
wah pemikiran kita sama, saya juga kasihan ngeliat mereka harus antre, apalagi sampai ada yang pinsan…
July 18, 2008 at 5:01 am
Iya, saya juga ngerti tapi gak perempuan tua saja yang kondisinya seperti itu. Kadang saya juga suka melihat lelaki yang sudah tua berjalan menadahkan tangan. Sama-sama menyedihkan…..
July 18, 2008 at 9:26 am
taraf kehidupan di Indonesia sudah saatnya untuk ditingkatkan, berbagai perubahan harus mulai dicanangkan.
July 18, 2008 at 11:24 am
Ooooo….jangan salah Kakak Kucing. Sapa tahu kaum ibu tua itu anggota Kai Pang, alias Partai Pengemis. So, lebih digdaya bukan? hehehehe….
July 18, 2008 at 1:57 pm
speechless
July 18, 2008 at 2:27 pm
kucing yak ??
hmmm…
July 18, 2008 at 4:21 pm
I love you Mom… Always …
*mbakkkkkkk… makasih yaaaaa*
July 19, 2008 at 3:04 am
miris ngeliat nya, mudah2an bisa cepet bangkit deh Indonesia …
July 19, 2008 at 5:14 am
perempuan tidak lemah…
sama sekali tidak…
yeap… not gonna let my mum on any line one day!
July 19, 2008 at 11:43 am
segera songsong pemilu 2009 dengan memilih yang terbaik, hingga menghantarkan aleg yang terbaik, memenuhi parlemen dengan aleg baik-baik, sampai ‘nggedhok’ keputusan yang terbaik, dan insyaallah tak kita jumpai lagi beliau yang sudah sepuh harus berpeluh menanti blt ‘jatuh’.
July 19, 2008 at 3:22 pm
sayangnya semuanya harus berjuang, ga ibu2 sepuh ibu2 muda anak2 muda, mudah2an jadi makin membaik
July 19, 2008 at 5:50 pm
permisi kucing garong lagi lewat nih…hehehe
Leave a Reply