October 13, 2008...9:51 am

Hitamnya Hitam

Jump to Comments

Kata orang, hitam itu tegas, elegan dan penuh percaya diri. Tapi, aku tak suka warna ini. Gelap dan penuh misteri. Seperti hari esok atau satu menit dari sekarang aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Mungkin saja aku tiba-tiba pergi menjumpai orang-orang yang kucintai yang sudah lebih dahulu pergi ke surga.. Mungkin juga tiba-tiba aku berhenti menulis…

Atau mungkin juga aku hanya diam di sini menunggu ketidakpastian. dan selalu kangen pada orang-orang yang selalu ada dalam hati itu. Yang sulit sekali kuhapus, sulit dilupakan, sulit pergi dari bayang-bayang keseharianku.

Hitam, seperti bayang-bayang besar yang selalu menghantui para penakut (termasuk aku), setiap malam, setiap terbangun dari tidur lelap. Hitam adalah saat energi cahaya redup dan menghilang dari muka bumi. saat matahari menghilang ke bumi lain, saat kita ditinggal cahaya yang menerangi setiap langkah.

Hitam, tak tergoyahkan warna lain. campurkanlah dengan merah, dia tetap hitam, dengan kuning, hijau, orangye,putih, warna gelapnya tetap dominan. Hitam, seperti zat-zat yang tak pernah terbersihkan di tempat pembuangan, di comberan, sumber segala penyakit dan dengki. Hitam pula yang menodai hati kita yang putih. Mungkin karena hitam pula hati ini tak sepenuhnya menerima kamu apa adanya..

Hitam..kamu tetap hitam..

45 Comments


Leave a Reply