July 23, 2009...12:52 pm

Persahabatan –hewan dan anak kecil–

Jump to Comments

Jumat minggu lalu, saya minum teh dengan seorang teman yang sudah 5 tahun tak bertemu. Dia sekarang berkantor di Singapura. Tapi di Indonesia juga masih sibuk, terutama urusan yayasannya. Yang menarik itu saat bercerita soal aktivitas yayasannya. Kenapa? Karena terkait dengan hewan peliharaan.. Si kucingkeren ini kan pasti melotot kalao ada yang bicara soal topik yang satu ini.

piece3Ceritanya, dengan mata berbinar, temanku itu berkisah aa anak autis yang sembuh gara-gara berteman dengan seekor anjing. “ANjing itu aku kasih sebagai hadiah sebteulnya. eh tiga bulan kemudian ibunya bilang : anaknya sudah sembuh dari autis,” kata temanku itu.. wuahhh..

Cerita lainnya, bocah perempuan umur 3 tahun yang punya kesulitan bicara gara-gara ada kesalahan saat proses kelahirannya, tiba-tiba saja bilang ’sayang’ sama anjing yang sudah 8 bulan menjadi temannya.

Wuahh, kalau mau dibilang ajaib sebetulnya tidak sih. Berbagai penelitian memang membuktikan kalau keberadaan hewan peliharaan itu membuat kita lebih tenang, membuat lebih bahagia. Karena mereka, kita jadi merasa lebih penting. Malah kata banyak ahli, si hewan peliharaan ini bisa membuat risiko serangan jantung berkurang, hipertensi juga bisa turun. Nahh..

Gak jauh-hauh sih, si AMmar Jr juga bikin ‘emak’nya ini happy kalu dekat sama dia. Kalau ke rumahnya, saya selalu ngajak ngobrol dia. Sepertinya sih dia ngerti. Matanya itu lho, sinarnya beda. Rasa marah, cemburu, sakit, senang ada di dalam matanya itu. Juga ekornya tentu dan belaian bodynya itu dikaki saya.

peaceTerusss kembali ke temen saya tadi, aktivitas lain yayasannya itu juga menjadi jaringan pengayom hewan yang melindungi sekitar 500 an hewan teraniaya. Hahh? Trus jumlah hewan teraniaya ini katanya bertambah terusssss.. Wuaduhh.. Ironis, karena dia bilang, hewan teraniaya itu cermin dari iman bangsa kita.. Benarkah Indonesia sekejam ini?

Ayooo tanya sama diri sendiri, benarkah kita kejam sama hewan, teruss bagaimana kepribadian kita saat bergaul dengan orang lain, apakah identik dengan perlakuan kita pada hewan?

Terkait dengan itu, ada cerita lagi nih, tapi saya lupa di kota mana kejadiannya, tp yg pasti bukan di negeri ini. Ceritanya, anak 7 tahun, membunuh ibu, bapak dan adiknya. cara membunuhnya itu menyeramkan. adiknya misalnya dibunuh pelan-pelan dengan mencelupkan kaki si adik ke air panas.. hiihh sereeemmm.. cut aja deh terusnya. Yang menarik, konon kata tetangganya, si anak itu memang sudah sadis sejak kecil. Membunuh cicak dengan cara memanggangnya, misalnya. dan itu dibiarkan saja oleh orang tuanya.. duhhh akhirnya tragis ya..

Mudah-mudahan kita bukan termasuk manusai penganiaya hewan ya.. keep in peace guys..

48 Comments


Leave a Reply