Ruang Aneh

Ini sebuah selingan. Saat — seperti biasa- rasa jenuh menyelimuti otak hingga tak bisa ‘bergerak’. Obrolan dengan seorang teman (tapi tidak sambil minum teh panas atau makan singkong goreng, karena kami sedang saum)

tarsiusKerja ini seperti di Negeri Antah Berantah
Kerja tapi seperti tidak kerja.
Berteman tapi tidak berteman
Sibuk tapi tidak juga
Seperti di sebuah padang gersang tapi ada salju ada panas,
ada kelelawar tapi juga ada merpati

Ada pohon hijau banget tapi sebelahnya ada pohon kering meranggas
Matahari sudah dekat ubun-ubun tapi kok gak panas

Ada orangnya tapi kok terasa kosong
ada suara tapi terasa sunyi
ada usaha tapi gak ada semangat
tidak dibumi tak juga di langit

Ada tawa tapi terasa sedih
tapi memiliki nyawa berselimut jiwa…
masih untung ada rohnya

Aneh ya katanya
jawab :Masih bagus lagi masih ada roh (=jiwa) nya

Iya memang bagus, tapi apakah ada yang pernah melihat jiwa?
Jawab : Jiwa itu terasa, hanya bisa dirasakan dan membuat hidup lebih bermakna

tarsiusTapi di ruang aneh ini, jiwa terasa tapi tidak mampu membuat hidup lebih bermakna. Karena hidup semestinya tidak mendapat tempat di sini. Dengan kata lain, kalo boleh, Ini dunia para robot..hahahaha…

Jawab: Hihi..jadi ktia robot atuh?

Apakah Ruang Aneh ini seperti sebuah kotak indah yang berisi robot?
Jawab : Hmm aku sih lebih melihat ini sebuah kotak Barby, yang penuh senyum manis tapi tak ada jiwanya. Lebih Parah kan?

Gak enak jadi Barby, bergerak kalu digerakkan
Jawab : memangnya robot nggak??

Ini bergerak sih, tapi tidak tahu untuk apa dia bergerak
Jawab : I know, its just for the billing

Yup 100% yup, bukan hanya billing tapi juga for deadline hahaha.. juga for may job desk tok. Kalau lihat lukisan aku melihat itu, sebuah ruang yang aneh, sangat aneh…

–end —

Aneh memang obrolan kami sore ini… hehehe

Advertisements

8 Comments

Filed under jurnal

8 responses to “Ruang Aneh

  1. s dian andryanto

    Tulisan yang super menarik…hehehehe… patut menjadi bahan renungan……… apakah kita ada di dalamnya??

  2. Menarik banget… pas utk jiwa yang kosong… hehe

  3. Ibarat samudra, tubuh dan jiwa kita selalu terombang-ambing. Selama terombang-ambing itu kadang kita hanya bisa merasakan keterombang-ambingan. jarang yang bisa menetapkan apakah kita berlayar menuju ke tempat yang ingin kita tuju.
    Bagi kita di Jakarta, hal seperti ini jumud ditemui. Apalagi ketika waktu seakan berlari dan kita selalu merasa ketinggalan bahkan terlindas.
    Meski demikian masih ada secuil kesempatan yang kita punya. Untuk menyadari dan merefleksikan apa saja yang kita sudah lakukan.

    Ya…..seperti menulis koment ini lah. Aku menjadi sesaat teringat. Sampai di mana ya pelayaranku.

    Ciao

  4. kadang-kadang ruang aneh suka kita masuki, entah karena sengaja atau karena terperosok, bagi yang mampu mengelola ruang akan bisa keluar dari situ, dan mungkin malah akan mendapat nilai yang dibawa dari situ, tetapi bagi orang yang panik yang masuk ke ruang aneh akan mengalami guncangan, guncangan bisa besar bisa kecil tergantung orangnya, tentu yang paling parah adalah keluar dari ruang aneh akan merasa linglung dan merasa isi otaknya tersedot habis di ruang tersebut. Hasilnya bisa kita temui ada beberapa di pinggir jalan kota jakarta, baju super kotor hampir disana-sini robek, kadang2 menari ditengah jalan. ada yang sudah habis baju kotornya, yang ada kulit kotor tanpa dilapisi kain sedikitpun.

    weleh…weleh…jadi pengen uji nyali nih..masuk ke ruang aneh…ada hantunya gak ya

  5. Mungkin aku salah mengartikan ruang aneh ini. Tapi aku pun pernah merasakannya. Tatkala merasa semua yang dilakukan itu hanya untuk menggugurkan kewajibanku saja. Tanpa ada rasa, tanpa ada semangat, tanpa ada “roh”-nya. Tak dilakukan jadi masalah, dilakukan tak sepenuh hati.
    Yaaah jenuh menyergapku, seolah tak mengerti apa yang harus dilakukan bahkan tak mengerti mengapa aku lakukan. Capeee deeeh…
    Mungkin aku harus balik kembali ke diri sendiri. Tak mencari jawaban di luar diriku. Hanya aku dan aku dan DIA…

  6. semakin lama kita berada di ruangan aneh itu, bisa jadi gila lho… hahahha…

  7. Ruang aneh membuat kita berperilaku aneh, berorientasi aneh, kadang bermimpi aneh. Kadang karena kita bekerja di ruang aneh ini di ruangan lain pun aku berperilaku aneh tertawa tetapi tidak tertawa, menyapa tapi hati tidak menyapa. Semua serasa ilusi dan semua memang karena billing dan dead line jika harus menunggu materi uhh. Dunia Aneh……tak bernyawa normal.

  8. arya smiley

    Hidup ini memang antara ada dan tiada
    Suara hiruk pikuk tak ada artinya bagi sang tuna rungu.
    Pemandangan indah tak kan dapat dinikmati oleh si buta. Bagaimana pun org buta tak kan dapat menikmati pemandangan dalam gambaran lekukan braille…
    sungguh pun tidak lah mungkin tuk gambarkan warna-warni dalam bentuk braille 😀

    Seperti halnya billing…
    ada billing maka akan ada gajian, bahkan bonus.
    Sungguh inilah kenyataan bahwa semua antara ada dan tiada.

    Pilihannya adalah ada bonus atau tidak ? 😛
    Kalau saya sih pilih ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s