Hidup

Hidup memang kayak jalanan di puncak Bogor. Kadang lurus, terus belok-belok, terus naik, turun, macet, antri, lancar, macet lagi gara-gara bus yang ngetem…

tarsiusYaahh begitu deh..
Tapi, kata orang bijak, hidup memang adalah hidup, semuanya diatur oleh Yang DIatas. Kadang bahagia, kadang sedih. Orang sabar, pasti akan menikmatinya.

Tapi kesabaran itu pasti ada batasnya. Coba saja mobil yang terus-terus dihajar oleh dinamika kehidupan di jalan, pasti mogok juga kan? Cuma kapasitasnya di mana, tak ada yang pasti juga. Kecuali kita rajin merawat mesinnya.

PErtanyaanya, bagaimana merawat ‘mesin’ manusia? Cukupkah hanya menjalankan keyakinan yang dianut. Seringkali malah berbenturan dengan realitas. Seringkali malah kita (=saya) harus berbenturan dengan keyakinan itu. Andaikan hati mudah dibengkok-bengkok..

Ah hidup….

Advertisements

6 Comments

Filed under jurnal

6 responses to “Hidup

  1. cie_loecoe

    yah….klo ga gitu ga suPriSE DuonKz…..!!!
    hua ha ha ha
    makanya suaaaabaaarrrr…………..hihihihihihihi
    Just trust your hope not your fear…
    and ‘something’ will be arranged for you then it’ll be very nice to face the world full of strangers (apa sich…..ngelantur niyh…..) but sometimes I feel both of….(sadness and happines) in same time….strange..but it’s true…..righT??do you feel like me too, dont you???
    asixxx……comment yg pertama niyh…hueeeeee
    bubyeeee……………klo kata Mang Bon Jovi mah “Have a NOIsY DaY!!”ooopppsss salah……”have a Nice Day!!!” I mean……:p

  2. kw

    hi susan, senang kenalan .
    hidup? misterius dan sangat singkat. makanya ayo kita rayakan ..:)

  3. ari

    hi susan,
    hidup terjal dan berliku, maka hiduplah seperti air selalu bisa menyesuaikan dengan tempat yang tersedia, selalu hidup dengan santai tapi jalani semua persoalan sampai tuntas. Jangan terbawa dg persoalan tapi biarkan persoalan yang mengikuti kita !!!

  4. Mungkin bersyukur juga bisa membuat si kelok2 itu terasa lurus. Dan nrimo juga tentunya. Yah kapasitas orang kan berbeda-beda, jadi cobaannyapun akan berbeda-beda juga dong sesuai kapasitas. Gmana puas ?????

  5. hehe…puassss… Temen yg satu ini memang kalo kasih comment meuni ngaburudul.. abong2 org bdg, ari ke salse pasti we bro-bro an… dasar Gustini..:-)

  6. arya smiley

    Hidup ya seperti itu
    Berkelok-kelok, naik-turun, sedih-gembira, sayur-mayur, pontang-panting, tunggang-langgang, cipika-cipiki, dst….

    Kalau tidak begitu ya tidak seru…
    Saat manusia selalu dihadapkan kepada kemudahan maka tidak akan ada tantangan untuk hidup, seperti burung dalam sangkar emas yang selalu menunggu diberi makan. Yang penting jalani semuanya dengan benar, dan dengan cara yang halal.

    Landasi hidup dengan Iman
    Iman bahwa semua sudah ada yang mengatur
    Iman bahwa kita adalah apa yang kita perbuat
    Iman bahwa tak akan ada hasil tanpa upaya, kecuali jika itu yg sudah digariskan tuhan…..
    Yg jelas…tidak akan berubah nasib suatu golongan jika golongan tersebut tidak mau mengubah nasibnya sendiri…. 😀

    iihhh…. meni serius kitu maca comment ti abdi 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s