Maaf

tarsiusSyair atau puisi tentang idul fitri ini tersimpan dalam dokumen saya. Setiap katanya sungguh indah. Sayang saya tak tahu siapa pembuatnya. Mohon, siapa yang tahu kasih tau saya ya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H!

Nafas yang berkelana
mengikuti gejolak angin
pikiran
kapan bersarang?

Pada Ramadhan Hening
mencipta telaga
terpantul di permukaannya
menyinari dunia
Embun,
Sang Rasul
melelapkan batin
yang lelah oleh pengejaran duniawi
menelanjangi manusia
hingga akhir fitri

Sampaikan lah Jibril….
kabar kasih pengampunan
Allah

maaf lahir batin….

(nn).

Advertisements

1 Comment

Filed under jurnal

One response to “Maaf

  1. Maaf lahir bathin juga ya jeng…
    terima kasih mau berbagi rasa di hari yang bahagia ini dan smoga lebaran tahun ini bisa lebih memaknai hari fitri. tak ada dendam dan benci walau selembar rambut di hati ini. kalaupun ada semoga Allah memaafkan dan semoga saya bisa berusaha mengikis segala hal yang bisa merusak kesucian ini dan jangan sampai setan merasuknya kembali setelah hati ini merasa fitri. Ternyata memang musuh terberat adalah diri sendiri…semoga kita bisa melalui hari berbahagia ini dengan hati yang benar-benar bisa memaafkan kesalahan diri dan orang lain sehingga tak ada kebencian dan dendam di hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s