The Spirit of Leaves

Tarzan dan Hanoman boleh jadi bakal cemberut kalau berkunjung ke hutan-hutan Indonesia. Pasalnya, perwajahan hutan tropis Indonesia kini sudah carut marut, tak lagi selebat dan sehijau dulu yang bisa membuat mereka nyaman bergelayutan di antara akar-akar pohon.

tarsiusTapi, bukan cuma mereka berdua, bahkan si miaow juga bakal kelabakan tanpa hijauan itu. Coba deh perhatikan, kalau mereka sakit pasti yang dicari dedaunan. Lembar demi lembar mereka jilat daun bahkan akarnya. Entah apakah khasiatnya bekerja atau tidak, tapi setelah ritual itu, mereka akan tidur lelap. Dan, biasanya bangunnya pasti ribut minta makanan. Amazing.. The Spirit of Leaves.

Hijau itu memang mendamaikan. Dari warna saja, bisa membuat sejuk. Dari sisi biologi tetumbuhan, banyak nutrisi mujarab yang bisa menyembuhkan. Dari sisi lingkungan, hijauan bisa membuat sekitarnya nyaman dan terjaga dari banjir. Bahkan udara di sekitar pun akan terasa segar, karena banyak oksigen bertebaran. Hehe..ini asal aja saya nulis nih, tanpa didukung fakta sahih. Tapi bener lho, menurut pengalaman pribadi kalau jalan-jalan di kawasan yang hijau gitu, kok rasanya adem dan bikin tubuh ini segerr 🙂

tarsiusTapi, sekarang ini, saya agak-agak cemas. Udara makin lama panasnya menggila. Baca berita di koran-koran sih, katanya sudah terjadi perubahan iklim, gara-gara banyak perusakan hutan di mana-mana, dan penggunaan energi yang over dosis. Hemm..apakah kita termasuk salah satu penyebabnya?

Faktanya tiap menit Indonesia harus rela kehilangan hutan seluas enam kali lapangan sepakbola. Ini data 2004 lho. Bayangkan dalam satu tahun, hutan yang hilang luasnya mungkin hampir seluas Jawa Barat. Kelak, Indonesia mungkin juga harus rela melepaskan gelar nomor tiga – setelah Brasil dan Republik Demokrasi Kongo – untuk kategori luas hutan tropis dunia. Wah.. apakah ini juga bakal merembet pada rimbunnya halaman kita? Terus si Miaow kalau sakit gemana dong.. 😦 Spiritnya nanti dari mana dong?

Advertisements

5 Comments

Filed under kucing

5 responses to “The Spirit of Leaves

  1. kite_nikio

    bagus bgt! U, lebih bnyak lagi ya bikin kayakginian! kalo per-u dy yahoo juga! gambar-na luthu dey! dpt dy mana? maw dongz! kasih taw ya klo ketemu!
    :o, ;p, :}, 🙂

  2. Mbozz

    Sayangnya orang sekarang selalu mengasosiasikan hijau and leaves……. itu tempatnya di hutan. Bete dech kalo denger tetangga ngomel-ngomel soal daun dari pohon manggaku yang bertebaran di halaman rumahnya. Juteknya tetangga yang lain ikut-ikutan mengomentari perlunya pohon manggaku yang rindang itu untuk digunduli (Hiiii)… Padahal selain menyehatkan menyapu daun yang gugur lebih mudah dan cepat dibanding menunggu daun tersebut tumbuh dan memproduksi oksigen. Herannya, meskipun sudah diberikan oksigen gratis dan buah mangga yang manis, mereka masih….. saja usaha menggunduli pohonku. Wah itu mah harus dihadapi sampai tetes keringet penghabisan kayaknya.

  3. hiiyy.. tu tetangga belum pernah hidup di padang pasir yg panas yg gak ada pohon gak ada mangga… secara jus mangga itu kan segerrr banget… mo donk..;-)

  4. Di belakang rumah gue ada pohon mangga, buahnya manis, ulatnya kadang banyak, daunnya yang berjatuhan dan keringpun banyak.

    Mamahku mengeluh, si cengkir mau di tebas, katanya,”capek menyapu daun yang kering”.

    Wah mamah panas dong di belakang rumah kita, hikhikhik…….

  5. Pingback: Bible Versus and Gardens » The Spirit of Leaves Ammar ’s Stories

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s