Senyum Yok.. :-)

Kemarin sore, sambil minum teh di sebuah warung, teman saya sedikit protes. Masalahnya saya jarang tersenyum akhir-akhir ini. Kaget juga, masa iya begitu? Katanya ‘rame’nya saya juga ngumpet tak tau ke mana. Halah.. Sungguhkah?

tarsiusTeh itu sudah habis. Saya melirik ke tengah meja, ada kue cokelat yang di atasnya ‘ditaburi’ dua potong stroberi. Kalau di’coel’ sedikit pake sendok kecil, lelehan cokelat hangat di dalamnya pun bakal keluar. Dulu sih, rasanya enak bener, tapi kemarin malas banget saya coel kuenya itu.

Senyum, satu kata itu kepikiran juga semalaman. Tadi pagi, saambil mengikuti arus macet saya tekan tombol radio, berkali-kali, sampai akhirnya terdengarlah suara favorit saya, dua sekawan Daging & Desta yang seringkali membuat saya kayak orang gila, karena tertawa sendirian di jalan.

Tadi itu, topiknya pas mereka membawakan sebuah dongeng. Desta, kalau gak salah pura-pura jadi pak tua, dan Daging jadi pengembara. Plesetan-plesetan obrolan mereka tadi pagi juga membuat saya jadi orang gila lagi. Ngakak lagi sendirian! Busyet, coba saja :

Pengembara : “Pak Tua..apakah pak tua sudah..menikahh??” (dengan gaya Desta yg selengekan dan sedikit menahan geli.. (Yakin pertanyaan ini gak ada di script). Langsung saya pak tua alias Daging ‘protes’ menahan geli mendengar pertanyaan itu…”Kok pertanyaannya begituuuuu,” katanya.. ‘sang sutradara’ Paman Ganjar pun sepertinya tak bisa menahan tawa. Belum lagi obrolan selanjutnya yang diplesetkan pada urusan yang lebih menggelikan lagi. Sayang saya kurang bisa menulis detil obrolan mereka, jadi kalian pasti agak kurang ‘ngakak’ seperti saya. Pokoknya lucu habis!

Usai acara, saya baru sadar, betapanya leganya saya setelah tertawa itu. Rasanya ringan sekali sekarang ini. Pagi ini, teh buatan kantor juga rasanya lebih enak daripada teh buatan warung terkenal kemarin sore.

Manusia memang harus menikmati hidup, apapun yang terjadi. Hehe… senyum, tertawa, apapun.. pokoknya keep smiling guys! 🙂

Advertisements

2 Comments

Filed under jurnal

2 responses to “Senyum Yok.. :-)

  1. Kue coklatnya masing ada ngga? hehehehe…

  2. saya juga lg males senyum banget..tapi malah bikin saya tambah stress akhirnya saya mlh mencari segala cara untuk tertawa ..hehe..so mari..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s