Enjoy..

#Hai… Pa Kabar?
@Baik… Sy lagi menikmati hidup nih..
#Wah..asyik banget, jadi sirik nih..
@Ya.. Sy coba lah tetap menikmati hidup meski lagi susah..
@SUsah senang, hidup itu harus dinikmati kan??
#…hehehe… iya lah.. (sambil bingung gmn jawabnya)

(itu sepenggal percakapan saya dengan seorang teman lewat YM)

tarsiusSetiap hari, bahkan setiap detik, irama hidup itu selalu tak sama. Minggu lalu sang teman ini sibuk sekali dengan pekerjaannya, hampir 12 jam per hari. Tadi pagi, saya menikmati sarapan nasi merah dan telur asin super lezat buatan tante saya. Minggu ini, sang teman memutuskan untuk tidak bekerja lagi di tempatnya bekerja minggu lalu. Siang ini saya tak bisa makan selezat tadi pagi. Tadi pagi tugas di meja saya juga tak sebanyak siang ini.

Setiap detik memang terus berubah. Tak selalu sama. Saya salut sam teman yang satu itu, untuk terus enjoy menghadapi hidup. Begitulah seharusnya, ya?

Advertisements

2 Comments

Filed under jurnal

2 responses to “Enjoy..

  1. Ada dua buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuhbesar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanahini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.”

    Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

    Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahantunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”

    Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

    Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

    Hidup adalah pilihan. Jangan dibikin rumit…

    wahh bagus banget ceritanya.. hidup memang pilihan ..jd enjoy aja lagi… thx mas

  2. masmoemet

    setuju …..
    hidup memang penuh halangan dan rintangan, tp kita dikaruniai kemampuan untuk berfikir. jd pikirkanlah ttg bagaimana mengatasi masalah tersebut.wkwkwkwk maap kl ga nyambung

    *lam kenal*

    setuju…. 🙂 salam kenal juga. gemana rumah barunya udh dibikinin tumpeng? hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s