Everyday is Earthday

Hari ini, 22 April, 38 tahun lampau, pertamakali Bumi dilirik para pejabat tinggi dunia. Di jalanan tak lagi cuma rumor perang Vietnam yang digelar, tapi teriakan agar kita lebih peduli pada bumi. Kenapa sih sampai begitunya? Padahal laut kita masih luas, hutan kita masih banyak, penduduk bumi juga masih bisa makan.

Tapi kekhawatiran sang pencetus Hari Bumi ini, Senator Wisconsin Gaylord Nelson , tak berlebihan. Memang bumi perlu perhatian. Coba deh lihat koran atau berita hari ini. Di Indonesia saja, dalam setahun kita bisa kehilangan hutan seluas Pulau Bali. Di sisi lain emisi gas yang mengepul di udara semakin menumpuk. Bisa dibayangkan jika hutan kita habis, apa lagi yang bisa menangkap emisi itu? Jadi tak heran deh kalau memang kemudian terjadi efek rumah kaca, panas yang dipancarkan ke bumi tak bisa mengalir sempurna. Karena itu bumi kita semakin panas, cuaca jadi tak menentu. Musim hujan tetep panas, musim panas ehhh masih saja hujan turun…

Lahh..kok jadi tulisan yang serius begini ya… Satu hal sebetulnya yang masih saja bikin gemes. Kalau terjadi tanah longsor atau sebuah desa tertimpa longsor bawaan dari hutan yang di atasnya, solusinya selalu saling menyalahkan antara pemda setempat dan penduduk desa.  Sejak dulu, penduduk di sekitar hutan tak pernah punya niat merusak hutan. Mereka membuka lahan hanya untuk kepentingan perutnya. Tak lebih. Pernah gak ya para pejabat punya pikiran, misalnya memberi pengganti nafkah, agar penduduk sekitar hutan tak lagi membuka hutan. Jadi hutan tetep aman, penduduk sekitar hutan pun terjamin perutnya.

Halah…kok jauh amat ya si AMmar ini mikir. Padahal sih buat si amaar Jr, yang penting masih ada rumput di  halaman, ini untuk pengobatan alami kalau dia sakit perut atau gak enak badan. Dedaunan buat para kucing (mungkin juga hewan lain) mujarab lho menyembuhkan penyakitnya.

Dan yang terpenting, lagi, peduli pada bumi tak cuma hari ini saja.. tapi everyday is earthday… kecuali nanti kita bisa migrasi ke planet lain… hihi

Advertisements

18 Comments

Filed under jurnal, kucing

18 responses to “Everyday is Earthday

  1. wah.. kemaren hari kartini, sekarang hari bumi, besok hari apa lagi neh??

    iya bener banget tuh.. sekarang kan banyak yang gak memikirkan akibat dari penebangan hutan itu.. mereka lebih memilih urusan perut daripada efek yg ditimbulkan..

    —> Bener Du… cumaa kita juga harus mikirin penduduk sekitar yang menabng hutan itu. Gemana mrk makan kalau tidak ada alternatif cari makan lainnya?? bener gak?? Btw..itu fotonya ehmm…jadi bener nih gosipnya?? hehehe…

  2. Yup setuju!!
    Peduli pada bumi harus setiap hari..

    –> sebagai orang IPB, memang harusnya seperti Om Hangga ini nih… 🙂

  3. Bicara hari bumi, emisi gas dan pencemaran lingkungan, kayaknya masih banyak yang gak peduli dech. Contoh kecil adalah tidak dipatuhinya larangan merokok di ruang kerja. Para smokers merokok seenaknya dan asapnya kemana-mana euy, bikin batuk dan mengganggu non-smokers, dan tentu saja bumi ruang kerja semakin panas. Karenanya saya pesimis kalau banyak yg mendukung gerakan hari bumi setiap hari …

    —> memang sulit mengubah budaya ‘rusak’ seperti itu. Tapi pasti bisa…

  4. hari bumi ya……………..
    oya kembalikan kesegaran bumi…
    oya….eh kebalik…ayo…jaga bumi kita…
    ehya…
    hari minggu besok aku n temen2 mau tanam seribu pohon neh (pdahal g nyampe 1000, cz danaya kurang hehe… yang penting keliatan banyk jd bilang aja 1000, klo g percaya jumlahnya seribu ya itung ndiri 🙂 )
    di perbatasan barat yogyakarta..
    mohon doa restu semua..

    –> wahh hebat…andai saja sy di Yogya pasti ikut deh.. mudah2an aksi kalian punya banyak manfaat untuk bumi ini..sekali lagi selamat ya..salut! :-)

  5. saya setuju
    selamanya kita harus menjaga bumi kia
    jangan cuma simbolis doank

    –> iya betul…beruntung sekarang sudah banyak orang yang peduli..

  6. masmoemet

    setujuuuuuuuuuuuuuuu

    uhuk uhuk uhuk *trbatuk2*

  7. Hari bumi disini lebih banyak seremonialnya, ga mutu… lebih baik satu orang melakukan yang bermanfaat daripada upacara dihadiri 10.000 orang tapi cuma pidato betapa pentingnya hutan, penghijauan dst, dst. abis upacara ya bubar jalan. Ga ada tindak lanjut, cuman detik itu aja ke-inget-nya. Banyak sebenarnya yang bisa kita lakukan untuk menolong bumi kita kok.

  8. hari kartini tgl 21 april
    hari bumi tgl 22 april
    tgl 23 april???
    hari ulang tahun saya…
    wuiih bohong yang jelas hari RABU
    Mari jaga bumi kita dari tangan jahil

  9. Bulan april memang banyak hari besar…contohnya hari ultah gw jg april…hehehe

  10. yup…save our earth 🙂

  11. met hari bumi…
    save our nature…

  12. betul banget …. nyokkk kita jaga dan lestarikan bumi yang kita tinggali ini

  13. met hari bumi…
    dan met hari buku sedunia –yang ini dapet bocoran dari nengthree– 😀

  14. Sehabis Hari Bumi, berikutnya kita rayakan hari kebebasan beragama, setuju ?

    http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/04/23/negara-tidak-berhak-membubarkan-ahmadiyah/

    terima kasih
    ayomerdeka!

  15. mari kita menanam sejuta pohon..
    aye..

  16. zee

    pemerintah & masyarakat hrs sama2 turun tangan, biar sama2 ngerti dan patuh pd peraturan.
    mudah2an aja “tanam 1000 pohon” ini tidak anget2 eek ayam aja.

  17. mampir lagi buat ngucapin world book day 🙂

    sekalian mau ngasih tau buat mampir lagi di blog gw, ada tugas buat lo 🙂

  18. mari kita cintai bumi ini!!! :p

    * sambil meluk bu mi *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s