Monthly Archives: January 2009

SI pUtih

Agak jengah juga selalu mengisi blog dengan topik yang selalu ‘biru’. Tapi mengawali tahun ini, rasanya kok berat ya.

putih1Masih ingat cerita saya soal si Putih, pacar si AMmar Jr yang baru yang sedang bunting? Minggu, 18 Januari lalu akhirnya melahirkan. Masalahnya, saat itu di rumah sedang kosong, jadilah dia mencari sudut paling aman menurutnya. Pilihannya, sudut halaman tempat kami menyimpan pupuk bunga. Karena tempatnya seidkit tersembunyi, jadi kami baru mengetahui pagi hari, dua hari setelah dia melahirkan. Saat darah yang lahir dengan ke empat bayinya dimakan si Putih.

Dan itulah penyebab tragedi selanjutnya. Si pUtih memakan darah yang telah terkontaminasi pupuk bunga itu. Saat kami temukan, tubuhnya sudah dingin. Anaknya satu mati. Saya dan salah seorang kakak saya berusaha menghangatkan dengan menjemurnya di halaman, dan menggosok seluruh tubuhnya. Lalu memberi cairan gula merah dicampur susu yang dimasukkan pelan-pelan dengan pipet ke pinggiran mulutnya. Saat itu, pernapasannya kembali normal. Lalu saya selimuti si Putih dan anak-anaknya dengan handuk kering.

Seharusnya saya rawat si putih sampai pulih benar. Tapi Saya harus kembali ke rumahsakit, kembali memompa semangat pasien yang selalu naik turun.

Hidup memang harus memilih. . Continue reading

40 Comments

Filed under anak kucing, jurnal, kucing, Uncategorized

Berburu Keajaiban

Happiness itulah salah satu resolusi saya pada 2009. Tidak istimewa ya.. karena semua orang yang hidup di dunia ini pasti juga ingin sebuah kebahagiaan. Siapa pula yang mau sedih terus. Si Ammar Jr saja, sekarang sedang happy lho. Si cantiek istrinya yang beberapa bulan puasa tahun lalu melahirkan, kini sedang lebay. Agak ngambek tanpa alasan jelas. Tapi si Ammar sepertinya gak peduli (dasar kucing). Kenapa saya tahu  my lovely cat tidak peduli? Karena awal tahun ini dia bawa kucing anggora putih (sejenis dengan si cantiek) ke rumah. istimewanya si putih itu sedang hamil. bo…hmm..

Saya kok gak habis pikir sama si Ammar jr ini. Sok bertanggung jawab gitu. Pacarnya bunting..ehh dibawa ke rumah. Dan saya wajib memberi sepiring ikan (menu yang sama) ke si putih itu. Lha si Cantiek? balik lagi gelasar gelosor ke si Ammar Jr. Meski sesekali menampar si Ammar Jr , teteup aja nempel. Sementara si Putih, sabar banget melihat kemesraan sang pacar dan istrinya itu. Saya cuma geleng-geleng kepala.

Buat saya, kebahagiaan itu sangat istimewa. Apapun yang membuat bibir tersenyum, itulah kebahagiaan. Awal Januari ini saya ingin memulai berburu kebahagiaan itu . Continue reading

59 Comments

Filed under Blogroll, jurnal, kucing

Selamat Datang 2009..

Melongok blog ini selalu saja menorehkan rasa haru. Di sini saya banyak mendapat teman. Di sini saya punya keluarga baru. sepertinya blog ini tak layak ditinggal untuk alasan apapun.

2008 sudah lewat. Menutup tahun ada rasa haru dan bahagia. Haru karena tahun ini banyak kisah tentang perjuangan, tentang semangat dan tentang teman-teman baru juga saingan baru. Bahagia, karena saya ingin menutup peristiwa-peristiwa yang sulit dilupakan. kepergian orang-orang terkasih. Ibunda.. Tapi, meski sudah berganti angka, kenangan itu pasti sulit dihapus.

2009.. selalu dilewatkan dengan hasil bbq para anggota keluarga yang tergeletak di meja makan tanpa disentuh. semua terbaring kecapean di ruang tengah dengan kartu-kartu yang berserak.. Ini seolah menjadi deJAVU.. Lucu menggelikan.. baru setelah saya tiup terompet atau telepon di tengah ruang berdering keras, mereka akan bangun.. lalu terompet ditiup..anak-anak akan membakar kembang api.. berlari keluar, juga ramai menyaksikan kembang api yang bertabur di langit pagi tahun yang baru. Lalu, daging bakar itu diserbulah.. eskrim..juga cocktail yang sudah mulai mencair.

Kini tak ada lagi doa khusus antar anak perempuan dan ibundanya. Tak ada juga ritual mengupas kulit apel tanpa putus.. dan melemparkannya ke udara.. kata ibunda, nanti kulit apel yg dilempar itu akan membentuk sebuah nama.. itulah jodohku kelak.. haha.. Ibu pasti tertawa di atas sana…

Tahun depan.. satu hal yang saya harapkan.. saya tak mau lagi ditinggalkan orang-orang terkasih. Pamit itu sebuah kata yang sulit saya menerimanya. Karena itu, pada 2009 saya akan mencoba update lagi blog ini. Saya tak jadi pamit.. Saya kangen kalian semua.. Selamat Tahun Baru.. May the Lord will fill our hearth with peace, hope & faith that we may step into 2009 with renewed optimism.. I love you all…

44 Comments

Filed under Blogroll, jurnal, kucing, lucu