Monthly Archives: August 2009

Dia pun Benar Benar Pergi..

Jumat sore hati saya tiba-tiba rusuh. Entah apa penyebabnya. Siangnya memang ada kabar soal Bapak di Bandung. Konsentrasi saya lsulit sekali focus saat itu. Akhirnya semua kerja akhir minggu dikebut. Proses check and re check juga segera dilakukan. Setelah beres, saya minta ijin pulang duluan dan segera ke Bandung.

ammarinfusDi tol Cikampek, tiba-tiba ponsel berdering. Karena jalanan tak begitu padat, saya terima telpnya yang ternyata dari kakak saya di Bandung. “Posisi di mana?” Tol Cikampek, jawab saya. “Oh oke.. langsung ke rumah ya,” katanya. “Kenapa?” saya bertanya balik. “Ga papa, hati-hati di jalan,” jawabnya lagi tak jelas. Saya segera tancap gas. Hati saya tambah rusuh. Apakah ini berkaitan dengan Bapak? Apakah Bapak sakit ? Atau ada apa? Pedal gas pun saya tekan lebih dalam.

Satu jam setelah magrib, saya pun sampai di gerbang rumah. Sepi sekali. Hanya ada Bula –anaknya Ammar jr– menyambut di teras rumah. Cantiek –ibunya- kemana? Ammar Jr? Sesaat saya ingin sekali memanggil my sweety cat, Ammar Jr. Tapi saya urungkan niat itu, nantilah saya piker setelah tau masalah di dalam, baru saya cari Ammar Jr.

Di dalam rumah, bapak dan kakak serta istrinya sedang duduk. Saya langsung cium tangan dan memberi salam seperti biasa. Lalu kakak saya bicara. “Mau lihat Ammar? Ada di pojok?” kata bapak.. “Ammar kenapa?” tanyaku. “Tadi siang waktu bapak keluar masih tiduran di gerbang rumah.” Kata Bapak. “Waktu kami pulang, Ammar sedang dikerubungin sama Cantiek dan Bula. Ternyata Ammar udah gak bernafas,” tambah kakak saya.

ammar jrSaya diam tak tahu harus bicara apa. Tiba-tiba pikiran saya meloncat pada seminggu sebelumnya saat pulang ke Bandung. Tingkah laku Ammar Jr rupanya ingin pamitan pada saya. Saat itu, dia tidur di antara bantal dan guling di kamar saya sambil menatap. Dan wajahnya ditempelkan pada tangan saat saya menghampiri untuk mengelusnya. Tak biasanya dia masuk kamar saya.

BEsoknya, ketika dibawa ke klinik hewan pun dia tak banyak protes. Ammar duduk diam di jok belakang. Ketika dokter hewan yang merawatnya memasukkan jarum infuse ke kulit punggung nya pun dia diam saja. Juga saat vitamin dan obat penambah darah di suntikan ke daerah pantatnya, dia hanya menggeram sedikit. Matanya selalu menatap kamera ponsel . Saat itu ada tiga dokter hewan Continue reading

70 Comments

Filed under jurnal, kucing

Ramadhan Itu…

Ramadan is the month during which the Quran was revealed, providing guidance for the people, clear teachings, and the statute book. Those of you who witness this month shall fast therein. Those who are ill or traveling may substitute the same number of other days. GOD wishes for you convenience, not hardship, that you may fulfill your obligations, and to glorify GOD for guiding you, and to express your appreciation.”

Meski wajib dilakukan oleh setiap muslim dan muslimat, tapi ternyata masih ada kemudahan dalam menjalankan ibadah  puasa ini untuk mereka yang sakit ataupun melakukan perjalanan jauh. Sungguh Maha Besar Engkau ya Allah.

Dulu, rasanya begitu malas  harus bangun pada sepertiga malam setiap hari selama Ramadhan. Tapi almarhumah bunda selalu membuat setiap malam itu nikmat dan menyenangkan. Kami selalu terburu menuju meja makan di tengah rumah, penasaran apa yang dimasak beliau saat itu/ Selalu saja ada kejutan. Entah Ayam Kodok (ini ayam yang dimasak utuh, lalu di dalamnya dimasukan kocokan telur , daging cincang serta irisan wortel dan kacang polong.  Makannya diberi saus (entah apa namanya) tapi rasan asam manis dan sedikit pedas.  Atau beefsteak komplet. Dagingnya yang tebal tapi garing membuat mata kami yang ngantuk jadi terbuka lebar. Yang tak terlupakan, Continue reading

42 Comments

Filed under jurnal, kucing, lucu

Yang Kuinginkan……

Ceritanya begini, suatu malam, menjelang tengah malam, sepulang kerja dari pabrik, tiba-tiba merasa ada yang kurang, apa ya? Waktu yang cepat berlalu gara-gara banyak urusan kerja? Mungkin itu. Karena gara-gara waktu yang sedikit itu, sepertinya tak ada lagi saat untuk merenung soal apapun. Saya juga tak sadar, bahwa ada yang tiba-tiba hilang dari perhatian, dari jangkauan saya.

Ah semua memang sibuk ya saat-saat ini, begitu saya pikir malam itu. Kadang saat kita punya mainan lain yang lebih mengasyikkan maka terlupkanlah apa yang kita butuhkan. Sadarnya saat malam-malam begini, saat semua kesibukan mereda..  sudahlah, buat apa dipikirkan toh yang hilang juga belum tentu memikirkan saya.. langsung deh saya pencet tombol radio…

Lama kupikirkan, Semua ini akan berakhir. Dan kusadari kini cinta yang tak bisa kutahan lagi. Akan kucoba lagi untuk terus akan kujalani. Walau percuma cintaku tak bisa terbalas lagi

Yang kuinginkan hanya perhatianmu. Yang kuinginkan hanya dapat memandangmu. Yang kubayangkan kini bisa selalu di dekatmu. Yang kubayangkan kini bisa selalu bersama Continue reading

21 Comments

Filed under Blogroll, jurnal, kucing, lucu, Uncategorized

Ammar Hilang

Setiap bangun pagi, biasanya si AMmar Jr selalu menyambut saya dengan suaranya yang khas. Tapi kenapa pagi itu dia tidak ada. Saya tanya pada setiap orang di rumah tidak tahu di mana AMmar Jr berada. Saya mencoba tenang, mungkin saja AMmar Jr sedang jalan-jalan, mencari kucing betina cantik di rumah tetangga lalu kesengsem dan ogah pulang. Oke, mungkin satu dua hari dia balik lagi. Tapi, bagaimana dia makannya? minumnya? siapa yang sisirin bulunya? Aduh!

ammrBesok paginya, saya tetap tidak bisa menemukan si Ammar Jr di teras depan rumah. MEski beranda saya saat itu dipenuhi warna ungu karena tanaman anggrek sedang berbunga, tetap ada yang kurang. KEmana si Ammar Jr? Saya panggil-panggil, sampae si bibi tetangga ikut cari.. Tukang ikan “mang Ayip’ juga cari si AMmar jr.. AMmarrrrrrrrrr….. Duh sedih banget saya saat itu.  Hati saya seperti dicerabut, air mata tak berhenti mengalir, hidung saya penuh sesak. Kaleng whiskas saya buka semuanya, biar baunya tercium ke tempat si AMmar Jr berada. Mang AYip juga saya borong semua ikannya, biar si AMmar Jr membaui anyir si ikan. Tapi semuanya sia-sia.. Saya pun tersedu sedu..

Tiba-tiba-tiba kaki saya diguncang… “Ehh kenapa nangis,” tiba-tiba bapak saya sudah ada di ujung tempat tidur.. Astagfirullah.. ternyata saya bermimpi.. Ya Allah..langsung saya menuju teras. DI sana si Ammar Jr dan si Cantiek (istrinya) dan si Bola (anaknya) sedang bercanda di antar anggrek-anggrek ungu itu.. Ohh.. saya peluk mereka bertiga… Serasa mengerti, mereka semua menjilat wajah dan tangan saya. SI Bola malah mengigit kecil jemari saya…

Uhh.. tak terbayang kalau Si AMmar jr pergi.. Saya belum sanggup menerima kehilangan lagi.  Untung cuma mimpi… Hehe..

31 Comments

Filed under jurnal, kucing

Happy August

Wuaduhh.. sudah Agustus lagi. Waktu cepat banget ya berlalu. Saking cepatnya saya tak sadar, ada banyak janji yang terabaikan. Janji saya pada beberapa teman, begitu juga janji mereka pada saya. Haha.. waktu memang sadis, tak pernah mau menunggu.

Tapi saya mensyukuri beberapa pekerjaan telah terselesaikan sempurna. Meski tak disupport oleh setiap individu. Tapi saya tetap membayar mereka, karena janji awal saya menggaji mereka sejak Juli kemarin. Janji itu harus tetap saya penuhi, meski ybs jarang datang untuk koordinasi, tapi saya tetap hargai ide-idenya.  Alhamdulillah, rejeki buat semuanya terpenuhi.  Lebih dari itu, saya hanya ingin menunjukkan pada ybs bahwa profesionalisme pekerjaan adalah yang utama buat saya. APapun yang terjadi di luar itu tidak akan mempengaruhi komitmen awal saya pada dia.

Well.. di luar itu semua, saya bahagia Agustus ini  datang, Saya masih punya umur menikmati bulan ini. Pertengahan Agustus ini semua umat muslim di dunia melakukan ibadah puasa.  Bagi umat muslim, bulan puasa adalah bulan suci yang penuh berkah dan ampunan. Semoga saya bisa melewati bulan yang selalu dinanti ini dengan lancar, dan bisa lahir kembali sebagai manusia baru yang lebih baik. Mudah-mudahan kalian juga, ya? 🙂 So.happy of August..

48 Comments

Filed under jurnal, kucing, lucu