Monthly Archives: September 2009

Setelah Lebaran

Setelah bersimpuh ketika hari kemenangan itu tiba, betulkah kita benar-benar telah menang? Menang menjadi manusia baru dengan hati seputih kapas? Sementara hati ini masih dipenuhi segala ‘aturan’ dan ‘keharusan’ yang belum tentu membuat orang lain juga sepakat.

Benarkah segala aturan yang tertulis itu bisa berlaku untuk semua orang. Betulkah yang digaungkan mereka yang selalu berdiri dan memberikan wejangan di rumah suci itu selalu bisa diaplikasikan dalam setiap perkara?

Mengapa kita selalu terpaku pada satu hal, mengapa kita tak peka terhadap apa yang ada di depan kita, mengapa kita tidak marfhum pada yang terjadi saat itu, mengapa kita lah yang selalu harus benar..

Apa sebetulnya makna lebaran ini? Hari penutup ketika kita telah usai berpuasa selama Ramadan?Ketika kita mendapat atau membagikan angpau pada sanak saudara?hari kita membayarkan zakat yang menjadi kewajiban? Hari saat kita meminta maaf pada kerabat? Hanya itukah?

Saya juga tidak tahu..Maafkan saja segala salah dan khilaf saya ya…tak ada yang sempurna di dunia ini. Semoga kita selalu lebih baik dari hari ke hari.. Wassalam…

———–>Apakah lebaran ini, si Ammar Jr bersama keluarganya juga makan ayam opor ya di atas sana…

Advertisements

35 Comments

Filed under Uncategorized

MEnjaga Janji

Susah sekali menganggap semua biasa-biasa saja. Tapi hidup terus berjalan. Ingin sekali menganggap semua yang dijalani adalah bukti Tuhan mencintai saya, menyayangi saya, peduli pada saya. Saya mengerti begitulah adanya, tapi mengapa sulit sekali hati ini berdamai. Rasanya kosong….

Ya Allah, jadikanlah hamba orang yang mendapat kemenangan. Wahai Tuhanku, bukalah segala kunci-kunci hati hamba dengan menyebutMU dan sempurnakanlah atas hamba nikmatMU dan curahkanlah atas hamba keutamaanMu dan jadikanlah hamba dari hamba-hambamu yang saleh.

Ya Allah, sukakanlah kepada hamba iman dan hiaskanlah keimanan dalam jiwa hamba. jadikanlah hamba orang yang mendapat petunjuk.. Semoga hamba tetap bisa menjaga janji sehingga mati dalam menjaga iman ini…

Mudah-mudahan jiwa itu tetap ada menjagaku sampai ujung sana…

35 Comments

Filed under jurnal