Apalagi?

Menulis di sini, sebetulnya seperti minum usai makan. Selalu ingin menulis apa saja yang teralami. Tentang Miyabi, tentang gempa di Jawa Barat, tentang sulitnya jadi pengungsi gempa, tentang keanehan seorang Noordin M TOp, tentang pelantikan anggota DPR/MPR, tentang klaimnya malaysia, tentang tsunami di pulau Samoa, tentang gempa di Padang, tentang gempa di Jambi.

Juga tentang si Cantiek (Istrinya almr Ammar Jr) yang baru saja melahirkan. Anaknya tiga, tapi katanya tak ada yang luriknya seperti si Ammar jr. ah!  Sejujurnya, semua tentang itu tersimpan dalam memori otak dan siap dialirkan melalui ketukan keyboard. Tapi ntah kenapa saya masih tak mampu berurai kata di blog ini. apakah itu semua penting saya ceritakan di sini? APalagi yang penting setelah AMmar pergi? Lebay! mungkin saja. Biar saja begitu. Menikmati ke’lebai’an itu ternyata nikmat. Berpura-pura tangguh itu capek.

Saya juga sekarang mulai menghapus satu per satu nomor kontak yang memang tak ingin dikontak. Sejak dulu menjadi orang baik, yang selalu memulai kontak itu ternyata capek. Saya ingin menjadi manusia se manusia-manusianya. Harus tega. Toh untuk apa lagi dipikirkan, jika mereka juga tak ingin dipikirkan oleh kita, iya, kan?

Ingat cerita almarhumah bunda. Katanya : kamu harus memilih mau menjadi elang atau burung pipit. Elang itu akan terbang menjulang mencampai angkasa, hijrah dari satu pucuk pohon ke pucuk pohon lain, karena dia sendiri.  Dia tidak pernah berpikir siapa di belakangnya, dan tak pernah repot memikirkan orang lain, karena itu badannya begitu tangguh, kuat, bulu-bulunya pun tebal mengilat.

Kalau burung pipit, mereka hangat karena banyak temannya, tapi tak pernah bisa mengarung angkasa. dia hanya diam di satu sarang. Selalu terbang bersama kelompoknya.

Siapkah saya menjadi Elang? yang tak peduli dengan sekitar? Apakah benar saya bisa tangguh tanpa mereka? Saya lupa bertanya pada bunda, apakah ada burung  yang bisa terbang tinggi, tapi juga banyak teman? Mungkin burung gereja?

Haha……

Advertisements

74 Comments

Filed under jurnal, lucu

74 responses to “Apalagi?

  1. aku hampir tiap hari melihat burung di di halaman rumahku , burung itu berterbangan dan berkicau dan sembari mencari makanan yang terlihat olehnya. burung itu selalu bersuil ketika ia sendir apalagi ketika berkelompok. dan kulinat burung itupun selalu terseyum ke arahku dalam riang kicaunya. dan akupun mau engkau selalu terseyum dan riang dalam kebahagian.

    Dan akupun bahagia melihatmu mengupdate postingan ini. terima kasih atas apresiasinya. semoga terus berkretivitas, semoga

  2. So …
    Jadilah Burung Elang yang santun !
    Jadilah Burung Elang yang tangguh !

    Salam saya

  3. dilema diantara dua pilihan
    akupun ragu untuk memilih salah satu dari kedua..
    di dalam pikiranku aku harus menjadi keduanya
    namun kenyataannya kita memang harus memilih salah satu jalan diantara dua atau lebih pilihan
    coba renungkan kembali niatmu
    jadilah lebih dari yang kamu inginkan..

  4. Wah saya senang tuh dengan nasihat bunda, cakep banget maknanya.
    Kalau pensiunan kayak saya jadi burung apa ya enknya. Manuk-manukan saja deh.
    Salam hangat dari Surabaya

  5. Kita harus mencoba menjadi elang…
    Di dunia ini apa yang gak mungkin..??
    Asal kita berusaha dan mau berdoa, pasti semua bisa 🙂

  6. Saya sendiri sudah punya burung yang gak ingin saya rubah.
    Usul; gimana kalau burung bagau terbang jauh bersama-sama. kalau nggak ya burung unta sekalian.

  7. hemm, burung garuda mungkin, kayak lambang negara 😀

  8. jadi burung apapun, yang penting bisa berekpresi dengan bebas dan berbagi…

  9. Wah keren banget filosofi alm bundanya.

    Tapi menurut saya kita tetep butuh orang lain, sebagai manusia kita punya keterbatasan. Mungkin maksud almarhum jangan terlalu ngandelin temen kali yah (kebetulan saya lagi mengalami diskursus squad intern saya)

    nice

  10. ILYAS AFSOH

    mungkinkah kucing menjelma jadi elang?

  11. bener banget tuh…ungkapan yang tega
    dalam hidup, sikap itu harus ada. kalo nggak, kita akan selalu di rugikan 🙂

  12. Fitri

    Setegar apapun manusia mencoba untuk tegar tapi jauh dalam lubuk hatinya, hatinya rapuh dan tidak kuat menahan cobaan.

    Wajah tersenyum namun hati menangis.

    Mungkin seperti inilah yang dialami mbak kucingkeren setelah kehilangan Ammar.

    Entah itu burung garuda atau burung pipit, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

  13. sang elang pun pasti butuh binatang lain, setidaknya untuk makanannya..

    eh nyambung ga ya… ?

  14. saya suka sekali dengan elang jawa..
    jadilah elang..
    salam rimba raya lestari..

  15. pastinya burung garuda selalu di dadaku..,

  16. kucing mau jadi elang yah!
    wekekkeekkek!

    kaburr!

  17. jadi burung pipit aja, tapi yang pinter sehingga bisa cari cara untuk mengarungi angkasa. heh heh heh… Apa kabar? Makasi ya udah mampir…

  18. Jd burung elang aja..
    Tapi elang jawa yah..ampir punah tuh populasinya..
    Habitatnya udah banyak yg rusak.
    Tapi kalo ga salah di taman nasional gunung halimun masih ada deh..
    *sok tau mode on*
    hihi

  19. jadi burung peking saja. gak bisa terbang tinggi, kawannya banyak sekali. tapi ketika lihat burung besar, takuuut.he..he..salam,

  20. susah juga pilihannya, kalau burung elang hidup sendiri, sedang didunia ini kan tidak bisa hidup sendiri …
    mending burung .. nuri ..terbang tinggi …(sambil nyanyi …) lalala ..lilili ….

  21. Hm… Susah memang menjadi manusia sosial seutuhnya, apalagi kita belum bisa mandiri secara jasmani dan rohani. Tapi kadang menjadi single fighter juga bukan pilihan yang tepat karena kembali ke “takdir”, manusia itu memang mahluk sosial 🙂

  22. lagi galau yah, jeng ? nikmati saja….sambil menguatkan sayap, untuk kemudian terbang kembali.

  23. gempa sumbar g’ mba”

  24. jadi elang tidak masalah sepanjang elang tangguh yang berbudi tapi tetap peduli atau burung pipit yang hangat selalu bersama tetapi tak mudah goyah dan lemah ketika menghadapi kesulitan dengan diatasi bersama-sama

  25. blue selalu mensuport apapun yang u kerjakan sahabat…..semangat semangat
    salam hangat selalu

  26. malem kawan…
    aku cuman mampir aja,,, komengnya ngutang dulu…
    soalnya masih banyak sahabat yang harus aku kunjungi *maklum udah lama gaka BW* he he he he 😀

    salam

  27. zee

    Kalau aku sih pengennya jadi burung elang gaul, jadi tetap bisa hangat dengan teman-teman… 😀

  28. Salam Takzim
    Sahabat saya juga mau bagi-bagi hadiah nih yang khusus buat yang punya Kucing Keren, berupa Banjir Award Dijuemput ya !!! 🙂
    Salam Takzim Batavusqu

  29. Selamat siang saudarakuw, ^_^…V

  30. biar ada semangatnya blue datang dech….hehehe
    salam hangat selalu

  31. Salam Hangat Selalu dari AbulaMedia

  32. apalagi?
    ya berkunjung lagilah bluenyA
    memberi semangat hehehe…..
    salam hangat selalu

  33. malam smw, lam kenal bro

  34. apalagi yah..
    Kenanga lagi nih hadir…
    apa kabar???

    mampir ke Istana yah

  35. siang bang………
    ayo dong semangatnya jangan ketinggalan ya bang……..
    salam hangat selalu
    blue selalu berharap abang selalu sehat

  36. Saya rada-rada nggak ingat tuh! ^_^…V

  37. sumpah saya kangen sama si Amar sis…padahal cuma lihat dari fotonya aja.ah moga dia tenang di sana ya…Btw apa kabar sis. moga sehat-sehat aja ya…

  38. suka deh dengan petuah bundamu.
    kalau jadi burung, aku ingin jadi burung merpati aja deh. bisa terbang tinggi, tapi juga bisa diandalkan dan dipercaya untuk mengantar pesan. berarti mudah bergaul dan disukai juga dong. hehe…

    ayo, semangat lagi, ammar. walaupun ammar jr. sudah tidak ada, tapi semangatmu jangan ikut-ikutan mati dong.

  39. sekarang bukan apalagi,
    tapi kapan ammar bercerita baru disini…?

  40. ayo , ayo semangat. update lagi ya. kalo udah update bilang.oke. selamat siap. semoga banyak inspirasi .

  41. salam hangat selalu
    bang ayo dong semangat

  42. apalagi coba…………………
    salam

  43. Enaknya milih jadi apa nih?

  44. Salam kenal
    hmm… lagi libur ya….?

    salam

  45. apalagi?
    ya semangat dong ok
    salam hangat selalu

  46. Bloghicking malam-malam. Mengunjungi para sahabat, siapa tahu ada suguhan yang hangat.

  47. Daiichi

    Met malem… lagi jalan2 dan mampir deh.. sekalian menimba hikmah.. ^_^

  48. terus terang tulisan ini benar-benar menggugah diri saya, sepertinya harus banting stir jadi Elang nih.. dah capek jadi burung pipit. Toh gak ada salahnya menjadi burung Elang kalau memang tidak ada yang dirugikan :mrgreen:
    tks friend…

  49. apalagi yah…
    bingung!!!

  50. tetap berkunjung ke rumah abnagku
    salam hangat selalu

  51. Halo mbak kucingkeren.

    Kok belum update dan online?

  52. ah ngomong apa yah ? jadilah dirimu sendiri

  53. Salam Takzim
    Dooh lama ga kesini, masih ingat ga ya, kucing keren
    Salam Takzim Batavusqu

  54. hadiirrrrrrrr… lageeeeeeee….

    malam2 mengunjungi sahabat… setelah sekian lama tak bersua… Apa kabar sahabat?

    hehehhe… jadi burung apa aja boleh, nyang terpenting dikau nyaman menjalaninya sahabat…

    cu…

  55. suka dengan kata2 ibumu… kalo saya berpikir ada masanya itu saat kita akan jadi elang dan saat kita akan jadi burung pipit. mungkin lebih flexible kali ya…. 🙂

  56. saya lebih senang jadi elang karna mampu terbang menjulang ke tempat yang tinggi dan jika dia sudah merasa lelah/capek dia dapat turun dan berbagi cerita dengan teman-temannya seperti si pipit yang kecil dan ramah tentang keadaan ditempat yang tinggi (yaa walaupun beda jeniss, hehehe). Dengan begitu si elang dapat terlihat tangguh karna mampu terbang tinggi tapi juga dapat memikirkan dan memberikan kehangatan untuk burung lain yang lebih lemah darinya. Jadi si elang akan merasa hidupnya sungguh berarti.
    wah tidak terasa sudah panjang lebar. postingannya baguss sekali memberikan saya motivasi dan inspirasi.hehehe
    ini kunjungan pertama saia. salam berkawan ^^

  57. kok pilihannya elang dan pipit doang sih? ya udah deh… gw jadi burung pipit aja… lucu dan menggemaskan

  58. malam saudaraku tersayang…….
    pa cabar
    semangat semangat i miss u banget banget
    salam hangat selalu

  59. zee

    Hai Sis,
    Apa kabarmu? Sudah ceriakah sejak kepergian Ammar?
    Saya jg suka dengan petuah ibumu tentang burung pipit atau burung elang. Inginnya sih jadi burung elang yg hangat, tp apa ada?

  60. generasi kita sudah mulai banyak yang jarang ngeblog dan bue berharap abangku tetap memiliki semangat y
    salam hangat selalu

    semoga sehat

  61. Hm, nice question sis 🙂
    memang jika memungkinkan, inginnnya seperti elang yang terbang menjulang, tapi tetap rendah hati, tidak hidup dalam sunyi, sendiri…

  62. Mujahid wanita

    Ada kalanya kita menjadi seekor burung elang yg gagah perkasa…..

    Dan ada kalanya kita menjadi seekor burung pipit yg hangat.

    Salam

  63. Salam Takzim
    Mohon izin dan mohon maap,
    Selamat tahun baru 1431H
    Semoga banyak pahala yang disimpan
    Salam Takzim Batavusqu

  64. Halo mbak. Masih sibuk ya?

  65. Kalau milih elang dan pipit….Saya ingin seperti burung pipit disini http://melianaaryuni.wordpress.com/2009/07/26/khalifah-umar-dan-burung-pipit/
    Saya juga ingin seperti elang yang bebas terbang ke angkasa yang tinggi namun tidak memangsa dengan kasar 😀

  66. hello…………..

    apa ada orangnya………..

    By: http//ronydanuarta.blogspot.com

  67. kereeeennn nasehat bundanyaa..

  68. mana semangat abangku ini
    salam hangat dari blue

  69. miss u bang
    salam hangat dari blue
    p cabar

  70. Have a nice weekend, undangan dalam acara ulang tahun Ayah tercinta, salam D3pd…:-d

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s