Pilihan

Suatu hari, saat masih kecil, aku lari ke pangkuan bundaku. Tersedu di pangkuannya. Aku mengadu, tak suka dengan suasana baru di mana ayah ditempatkan.

Rumahnya yang besar dan kuno membuatku takut. Lorong-lorong menuju ruangan-ruangan itu membuat imajinasiku berkembang mengerikan. Seolah-olah penghuni lama yang bule-bule itu melihat setiap pergerakan ku. Setiap tidur, mataku melek terus dan sulit ditutup. karena setiap kelopaknya menutup, bayangan wanita pirang itu seolah turun dari bola lampu yang tergantung di atap yang tinggi itu..

Ibu, membelai rambutku, mengusap pipiku yang penuh air mata saat itu. Sepertinya, dia mengerti bahwa anaknya yang satu ini memang sungguh penakut. tak hanya oleh petir tapi juga oleh rumah tua yang besar. “Sambil tangannya membelai, ibu pelan berkata kepadaku. “Nak, ini adalah tempat terbaik untuk kita semua. Tak ada pilihan lain, apalagi tugas ayahmulah yang membuat kita semua harus ada di sini,” katanya.

Pilihan itu membuat aku memang tak bisa memilih lagi. Hidup harus terus berjalan. Begitu juga ketika aku harus bekerja, tinggal di tempat lain, sendirian, atau bahkan harus bergabung dengan yang lain. Dan tidur tanpa ditunggui ayah, bahkan ibu yang kini sudah ada di surga..

Satu hal yang membuat ku yakin dengan sebuah pilihan, adalah kalimat ibu waktu pertama kali aku harus memilih bekerja di sebuah tempat. “Pergilah kamu ke tempat yang membuat kamu lebih berarti”

Kalimat itu yang membuat aku selalu yakin dengan setiap pilihan-pilihanku kemudian.

Mom, everyday, in some small ways, memories of you come our way. Though absent, you always near. There’s not a day that we do not think of you. But life has never been the same. Still missed, still loved, still very dear, missed dearly.

Advertisements

18 Comments

Filed under jurnal

18 responses to “Pilihan

  1. hidup memang terkadang membawa kita ke tempat tidak kita sangka.

  2. ………………

    Sungguh. Indah sekali kata-kata mendiang Ibumu itu…. 🙂

  3. hidup memang penuh dengan pilihan, tapi diantara pilihan-2 itu pasti ada yang terbaik untuk kita ….

  4. kata2 yang bijak dari seorang ibu kepada anaknya 🙂

  5. The most thing that you can always remember… Very inspiring story

  6. *sigh*

    last paragraph… have the same feeling about my dad there… 🙂 its the memories that keep me alive and moving…

  7. suka sekali sama paragrap terakhirnya, saya juga selalu merindukan ibu

  8. blue apalagi kangen bundaku..ehheh
    p cabar
    salam hangat

  9. Tari-ssi

    ibu adalah balutan wol terhangat..
    melindungi
    meredam dingin
    menyelimuti

    tidak ada kesabaran yang dituntut terlalu banyak, tidak ada jiwa yang menahan hati yang kelelahan, tidak ada resah untuk sekedar memejamkan mata, karena ibu adalah tempat paling tepat untuk mereduksi segala kepenatan..

    *aku suka semua tulisan ttg ibu 🙂

  10. Hello Jr apa kabar nih?Ya hidup memang penuh pilihan.Dan pilihan itu pasti ada hikmah dan resiko masing-masing.

  11. Kalimat ini :

    “Pergilah kamu ke tempat yang membuat kamu lebih berarti”

    Sungguh Ibu yg bijaksana..

  12. “Pergilah kamu ke tempat yang membuat kamu lebih berarti”

    Kata-katanya bernas …

    Life goes on …

    Salam saya

    (masih ingat saya ?)
    🙂

  13. semoga mamanya bahagia di atas sana, dan tersenyum liat kesuksesan anaknya menjalani hidup saat ini ya mbak 🙂

  14. terus yakin dengan pilihan yg sudah ditentukan yaa
    🙂

  15. Saya ingin membuat ibu saya bahagia… :3

  16. Ibu anda adalah seorang yang bijak dan tidak egois. Dia melepaskan anaknya untuk berkarya dan memberi arti di dunia ini meski itu berarti menjauh darinya.

  17. Halo dinda, msh inget mbak?Maaf ya lama tidak menyapa…
    Hidup adalah pilihan, maka langkahkan kakimu mengikuti hati nuranimu… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s