Marahmu

marahmu tak pernah habis

kelam hatimu sudah

Tak lagi kau gauli sinar mentari yang dulu pernah membuatmu merana jika sinarnya terselubung awan.

Tak juga kau hirau indahnya sinar rembulan, bahkan cahaya bintang yang mengintip nakal pun tak lagi punya pesona untukmu.

Desir angin lembut pun seolah silet menoreh lukamu. Cuit merdu burung prnjak seolah ledakan nuklir di ujung laut.

Gemercik air di kolam depan rumah pun seakan badai yang menghantar tsunami yang bakal mengubur hidup-hidup tubuh kita….

Tak sadrkah semua kawan sudah berjalan jauh? Bahkan telah beranak pinak.

Marah kamu memenjarakan waktuku…

Ahh..tiba-tiba saja kangen si Ammar jr Ganteng!

Advertisements

16 Comments

Filed under Blogroll, jurnal, kucing, lucu

16 responses to “Marahmu

  1. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Marah memenjarakan diri sendiri dan orang2 disekitar

  2. Marah bisa bikin tekanan darah naik meroket tajam dan memecahkan gelas2 kaca.

  3. wah jangan marah2 donk, bikin cepet tua.. hihi

  4. iam

    Wah aura emosinya terasa sekali, hehe :p

  5. Tampaknya terbesit rasa kecewa dan ketidak puasan dalam tulisan ini….

    Hehe….. apa kabar kucing keren…. 🙂

  6. iam

    Misi-misi 😀
    Mampir nih saya 🙂

  7. Irfan Handi

    Saya gak suka marah mas, he.he . . .
    Salam kenal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s