Tag Archives: janji

Puasa

Entah kenapa, seperti yang sudah-sudah bulan puasa di tanah air ini selalu saja panas. Kering kerontang di mana-mana.  Debu bertebaran di mana-mana.. Seolah suasana tak pernah merasa nyaman. Padahal, puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan haus. Emosi pun harus ditahan-tahan biar adem. Sepuluh hari berlalu amaann… hari ke 11, 12, 13, 14…15..jreng.. jreeeennng… tiba-tiba saat parkir kok ban belkang kempesss.. langsung panggil tukan ban, yang lokasinya gak jauh dari tempat parkir itu (ahamdulillah)..dan sodara-sodara penyebabnya adalah )seperti tahun lampau) : PAKU (jahanam)

Langsung udara panas masuk ke estiap sel di kepalaku.. AGAIN? beruntunglah masih dilindungi, sehingga bisa parkir, sehingga bisa ketemu si tukang ban itu, dan 10 menit beres… KALAU TIDAK?..

Usai jam kantor, menuju pulang , tiba-tiba bapakku tersayang sms, tolong beliin tanah dua karung, untuk pohon jambu yang dipot, biar gak kering. OKE jawabku. lalu saat menemukan warung kembang, aku berhenti. Ada seorang bapak berkopiah dan bersarung setengah baya. Dialah pedagangnya. Langsung aku sapa, “Pak mau beli tanah, ada?”  : Bapak itu menjawab :”tanah? buat apa tanah?”  ; aku jawab lagi, “ya buat berkebun lah pak, bapak saya tadi minta dibeliin tanah.”  “Waduhh, kok hari gini berkebun siihh? gak tau apa sekarang lagi musim panas. percuma aja, ntar matii… ,” komentarnya dengan nada tinggi dan khas logat betawi.. Aku bengong aja mendapatkan respon tak terduga itu. “Lhaa.ya ga tau pak, pokoknya say amau beli tanah, bapak punya gak?” sambil celingak celinguk cari Continue reading

Advertisements

14 Comments

Filed under jurnal, kucing, lucu

Siapa Bilang?

bengongSiapa bilang aku baik? Jika waktu yang kita hidupkan hanya untuk kepentingan aku. Aku tak peduli kamu sibuk atau punya kepentingan lain, yang aku tau kamu harus selalu ada denganku saat aku butuh. Siapa bilang aku peduli? jika aku selalu memaksakan semua kemungkinanku adalah yang paling benar. Jika aku selalu menganggap semua pemikiranmu hanya imajinasi bodoh yang membuat semua kacau balau. Jika semua janji yang kubuat demi mengisi waktu kosong saat kesibukan tak membungkus kepenatan kaki, demi mengusir sepi yang tak kudapat dari mereka yang mengelilingiku setiap detik. Siapa bilang aku pemurah? Jika hadiah-hadiah yang aku berikan demi membuat kamu menuruti apa yang kuinginkan, demi membuat kamu menuruti semua kehendakku. Siapa bilang juga aku sayang? Jika aku hanya hadir saat aku mau, saat aku sempat, saat aku yakin tak ada yang tau aku bersama kamu. Jika semua perjalanan yang pernah kita tempuh hanya membuat aku lebih tenang. Siapa bilang aku santun seperti bidadari? Kalau kata-kata kasar selalu terucap jika hati galau. Jika aku tak peduli dengan etika kesopanan yang berlaku di muka umum. Jika semua kekacauan harus membuat kamu saja yang selalu introspeksi, jika aku selalu menagih maaf meluncur dari kamu, jika tak pernah ada perasaan bersalah untukmu. Siapa bilang sabar tak punya ujung?Siapa bilang juga jika kamu pergi aku baik-baik saja? Siapa bilang?

16 Comments

Filed under jurnal, kucing, lucu