May 15, 2008
Kangen Itu…
Kangen… Pernah kangen? Badly, crazy, hancur lebur lah ya.. Tapi percaya tidak kalau kangen juga ternyata bisa mempengaruhi seekor kucing. Ini terjadi dua tahun lalu.
Matanya sayu, bibirnya sedikit melengkung, kupingnya agak menekuk ke arah depan. Dari pagi, tubuhnya ‘melesak’ di tempat tidurnya, setengah melingkar, tapi kepalanya mengarah ke depan.. Duhhh. Sakitkah Ammar Jr? “Kalau ada waktu cepatlah pulang,” jawab orang rumah. Saat itu kakak saya yang laki-laki baru menikah kemudian pindah rumah. Selain saya, Ammar Jr juga memang dekat dengan pengantin baru itu. Seminggu, dua minggu , tiga minggu setelah kepindahan kakak saya itu, perubahan terjadi pada si kucing kuning berukir putih itu…
Berat tubuhnya pun turun drastis, tak ada ikan dan susu yang bisa masuk ke perutnya. Ibu dan bapak di rumah langsung panik. Sehingga terpaksa menelepon saya untuk datang. Malam hari usai menuntaskan kerjaan di pabrik, saya langsung meluncur ke Bandung. Uhhhhh.. penampakannya betul-betul cuma tulang dan kulit plus bulu kusam. Tapi ketika saya datang dia bangkit dati tempat tidurnya. Dengan sempoyongan menghampiri dan akhirnya rebah di pangkuan. Lehernya di simpan di lengan saya. Sedihhh…banget. Baru dia mau menyesap air gula merah. Saya usap kepalanya. Terus saya suapin merah telur (persis saat dia masih bayi). Setengah telur merah habis.
Besoknya
